Postingan

Pemerintah Italia Akan Memperbolehkan Warganya Untuk Tidak Memakasi Masker di Luar Ruangan

Roma -  Mulai 28 Juni mendatang warga Italia dibolehkan tidak memakai masker ketika berada di luar ruangan. Menteri Kesehatan Roberto Speranza dalam cuitannya di Twitter tadi malam mengatakan kewajiban memakai masker di luar ruangan akan dicabut di sebagian wilayah Italia yang berada di "zona putih", yaitu daerah dengan kasus Covid-19 rendah dan keterisian ruang ICU di bawah ambang batas yang ditetapkan untuk mencegah risiko kelebihan beban rumah sakit. Dilansir dari laman Al Arabiya, Selasa (22/6), hingga kini seluruh wilayah Italia sudah berstatus "zona putih" kecuali satu wilayah di sebelah barat laut Italia. Meski dibolehkan tidak memakai masker namun masker masih tetap harus dipakai di kendaraan umum dan dalam ruangan. Hampir 30 persen warga Italia berusia 12 tahun ke atas sudah divaksin penuh. Federasi Pariwisata Italia Sabtu lalu mengatakan negara itu mengharapkan ada peningkatan turis hingga 20 persen pada musim panas ini setelah pembatasan Covid-19 dilongga...

Sekitar 5,2 Juta Penduduk Tigray Ethiopia Membutuhkan Bantuan Makanan

Tigray -  Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) memperingatkan sekitar 5,2 juta penduduk atau lebih dari 90 persen warga di wilayah Tigray, Ethiopia kini butuh bantuan makanan di tengah kondisi konflik. Badan Program Pangan Dunia PBB (WFP) mengajukan bantuan dana lebih dari USD 200 juta untuk menyalurkan logistik ke wilayah utara Ethiopia yang sudah dilanda konflik selama tujuh bulan. "WFP kini waspada akan dampak dari konflik yang sudah mencapai tingkat kelaparan tinggi," kata juru bicara WFP Tomson Phiri kepada wartawan di Jenewa, Swiss, seperti dilansir laman Aljazeera, Selasa (1/6). WFP menuturkan mereka sudah menyalurkan bantuan kedaruratan kepada lebih dari satu juta penduduk sejak Maret ke wilayah barat laut dan selatan Tigray. "WFP menyerukan untuk melanjutkan pengiriman bantuan senilai USD 203 juta ke Tigray untuk menyelamatkan nyawa dan kehidupan hingga akhir tahun ini." Perdana Menteri Ethiopia periah Nobel Perdamaian Abiy Ahmed memerintahkan pengerahan pasuka...

Beberapa Tips Aman Membeli Mobil Bekas Secara Online

Jakarta - Jual beli mobil bekas secara online mulai sering dilakukan. Apalagi semenjak ada pandemi, biar lebih gampang dan efektif, aktivitas penjualan beserta transaksi mobil bekas dilakukan secara bold. Hanya saja kemudahan ini memiliki celah yang bisa dimanfaatkan oknum pedagang tak bertanggung jawab untuk mendapat pundi-pundi keuntungan. Mulai dari kondisi mobil tak sesuai deskripsi, surat-surat juga tak memiliki kesesuaian dengan identitas mobil, sampai iming-iming harga murah sehingga pembeli tergiur, dan langsung melakukan transaksi supaya tidak jatuh ke tangan pembeli lain. Oleh karena itu supaya terhindar oknum penjual tersebut, ada baiknya simak 3 tips aman beli mobil bekas secara online berikut ini bersama CEO OLX Team Indonesia, Johnny Widodo. Cek harga pasaran mobil bekas Pertama menurut Johnny, cek harga pasaran mobil bekas yang akan diincar. Ini penting diketahui agar calon pembeli tak mudah terbuai banderol mobil bekas murah meriah di bawah pasaran. " Misal harga p...

Seorang Wartawan di Afghanistan Terjebak ditengah Konflik Antara Pemerintah dan Taliban

Kabul -  Ancaman dan kekerasan terhadap jurnalis di wilayah konflik Afghanistan menyulitkan perdamaian. Perdamaian dan koeksistensi damai yang diinginkan rakyat mustahil dijamin tanpa partisipasi seluruh lapisan masyarakat, termasuk jika tanpa pers yang bebas dan independen. Ancaman terbaru disampaikan kelompok Taliban dalam sebuah pernyataan resmi, Rabu (5/5/2021). Tekanan yang sama datang dari Direktorat Keamanan Nasional (NDS), sebuah badan intelijen negara, Afghanistan. Ancaman atau tekanan itu membuat pekerjaan profesional wartawan menjadi sulit. uru bicara Taliban, Zabihullah Mujahid, memperingatkan bahwa para jurnalis Afghanistan bakal menghadapi konsekuensi buruk jika menyajikan informasi yang menguntungkan intelijen negara. Dia mengimbau wartawan menghentikan "berita sepihak yang mendukung intelijen Afghanistan". Ancaman terbuka dari kelompok pemberontak Taliban itu muncul di tengah terus meningkatnya pembunuhan terhadap jurnalis di wilayah konflik Afghanistan. Juga ...

Mengetahui Sejarah NASA Sukses Menciptakan Robot yang Bisa Membuat Oksigen di Mars

Washington DC -  Robotic Perseverance beroda enam milik NASA sukses mengubah beberapa karbon dioksida dari atmosfer Mars menjadi oksigen. Ini adalah kali pertama hal tersebut dilakukan di planet lain, kata NASA pada Rabu (21/4/2021). "Ini adalah langkah penting pertama dalam mengubah karbon dioksida menjadi oksigen di Mars," kata Jim Reuter manager asosiasi untuk direktorat misi teknologi ruang angkasa NASA, dikutip dari AFP. Demonstrasi teknologi itu berlangsung pada 20 April, dan diharapkan versi instrumen eksperimental yang digunakan di masa depan dapat membuka jalan bagi eksplorasi manusia berikutnya. Proses tersebut tidak hanya menghasilkan oksigen bagi astronot, tetapi juga tak perlunya pengangkutan oksigen dalam jumlah besar dari Bumi sebagai propelan roket untuk perjalanan pulang. The Mars Oxygen In-Situ Resource Usage Experiment atau MOXIE adalah kotak berwarna emas seukuran aki mobil yang terletak di dalam sisi kanan depan rover (kendaraan penjelajah). Benda yang d...